Kamis, 13 Agustus 2009

BIOMA

Apa itu BIOMA?
Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu (di darat) yang dipengaruhi oleh curah hujan dan intensitas penyinaran cahaya matahari.

Macam-macam BIOMA:
- bioma hutan tropis
- bioma hutan gugur
- bioma hutan taiga
- bioma padang rumput
- bioma gurun
- bioma tundra

A. HUTAN TROPIS


Ciri-ciri:
- memiliki kanopi (pepohonan berdaun lebat yang membentuk semacam tudung)
- terdapat di daerah tropis basah
- terletak di 23 LU - 23 LS
- suhu sekitar 25 Celcius
- kelembaban rata-rata 80%
- curah hujan 2000-2250 mm per tahun
- terbentuk iklim mikro (iklim yang hanya di dalam hutan saja) karena adanya kanopi
- tumbuhannya heterogen
- terdapat liana (tumbuhan yang merambat, memanjat, atau menggantung)
- daerah : Amerika tengah dan selatan, Afrika, Malaysia, Indonesia

Hutan tropis dibagi lagi menjadi 2, yaitu:
a. Hutan lumut


b. Hutan bakau/mangrove


B. HUTAN GUGUR
Ciri-ciri:
- terdapat di daerah beriklim sedang
- curah hujan rata-rata 750-1000 mm / tahun
- jenis tumbuhan relatif sedikit
- mempunyai 4 musim = semi, panas, gugur, dingin
- vegetasi dominannya pohon berdaun lebar
- daerahnya : Cile, Asia Timur, Eropa Barat, dll
- contoh tanaman : Elk, Maple, Oak, dan Beech.
- berdaun hijau saat musim panas, meranggas pada musim dingin



C. HUTAN TAIGA
Ciri-ciri:
- terdapat di daerah arktik dan sub-arktik
- suhunya -12 s.d. -10 Celcius
- curah hujan 400-750 mm/tahun
- musim panasnya singkat
- vegetasi dominannya pohon berdaun jarum (konifer), misal pinus
- daerah: Skandinavia, Rusia, Siberia


D. PADANG RUMPUT
Ciri-ciri:
- terdapat di daerah tropis sampai sedang
- tanamannya bersifat kosmopolitan (bisa hidup di mana saja)
- suhu dan curah hujan merupakan faktor pembentuk utama

Padang rumput dibagi menjadi 2 jenis, yakni sabana dan stepa.
1. Sabana:
- ditumbuhi tumbuhan xerofit (mampu beradaptasi di daerah kering)
- daerah :Afrika, Madagaskar, Indonesia, dll
- curah hujan tidak teratur
- tanahnya tidak dapat menyimpan air karena tingkat penyerapannya rendah dan sistem penyaluran air kurang baik.


2. Stepa:
- terdapat di daerah beriklim sedang
- sering disebut prairie = padang rumput hijau
- daerah : Eropa Timur, Amerika Utara, Asia Barat, dll


E. GURUN
Ciri-ciri:
- terdapat di daerah beriklim tropis, sedang, tinggi
- tingkat evaporasi (penguapan) lebih tinggi daripada curah hujan (250 mm/tahun)
- kelembaban udara rendah
- pada siang hari suhu mencapai 45 Celcius, malam bisa mencapai 0 celcius
- vegetasinya tumbuhan tidak berdaun atau berdaun sedikit, contoh kaktus
- air tanahnya cenderung asin


F. TUNDRA
Ciri-ciri:
- terdapat di daerah Arktik
- suhunya sangat rendah, mencapai -57 celcius di musim dingin dan 15 celcius musim panas
- curah hujan kurang dari 250 mm per tahun
- vegetasinya hanya semak dan didominasi lumut kerak, lumut daun, dan sphagnum
- mirip dengan vegetasi gurun, sehingga disebut cold desert
- ada tumbuhan semusim yang tumbuh pada musim panas selama 30-120 hari pertahun

Jumat, 31 Juli 2009

Faktor Penyebab Persebaran Makhluk Hidup di Muka Bumi

Ada dua faktor utama yang mempengaruhi persebaran makhluk hidup di bumi: ABIOTIK/FISIK dan BIOTIK.

ABIOTIK

  1. Klimatik (Iklim)
    Faktor Iklim dapat dikatakan sangat berpengaruh terhadap persebaran makhluk hidup dimuka bumi. Dan didukung oleh beberapa faktor. Yaitu, kelembapan udara, suhu, curah hujan dan angin. Yang paling berpengaruh adalah intensitas cahaya. Semakin banyak intensitas cahaya dalam suatu lingkungan, maka pesebaran organisme pun akan lebih padat.. Sedangkan Kondisi suhu udara sangat berpengaruh terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan, karena jenis spesies tertentu memiliki persyaratan suhu lingkungan yang ideal atau suhu optimum bagi kehidupannya. Kelembaban berpengaruh langsung terhadap kehidupan tumbuhan.
  2. Relief (Bentuk Permukaan Bumi)
    Bentuk bumi yang tidak rata juga menyebabkan pesebaran makhluk hidup. Bentuk bumi yang berbeda – beda menyebabkan suatu daerah dengan daerah yang lain memiliki intensitas cahaya yang berbeda – beda. Jika suatu daerha lebih banyak mendapat penyinaran matahari makan daerah itu padat akan vegeatasi. Selain itu juga didukung dengan keadaan tanah, air dan suhu.
  3. Kondisi Tanah (Edafik)
    Hal ini paling berpengaruh bagi tumbuhan. Karena, jika suatu wilayah mempunyai kondisi tanah yang baik maka tumbuhan pun dapat dengan mudah tumbuh disana. Baik atau tidaknya kondisi tanah dipengaruhi oleh butiran tanah, mineral, humus, sirkulasi udara dan air tanah.

BIOTIK

Makhluk Hidup
Selain adanya faktor biotik yang mempengaruhi persebaran makhluk hidup di muka bumi, makhluk hidup itu sendiri juga mempengaruhi persebaran makhluk hidup. Karena satu individu dapat mempengaruhi keberadaan individu lainnya. Ada yang berpengaruh baik satu sama lain. Namun, pengaruh aktifitas manusialah yang paling berdampak besar bagi persebaran makhluk hidup.